Minggu, 23 September 2012

Proses Pemisahan Campuran Alkohol dan Air

Proses Pemisahan Campuran Alkohol dan Air


Tujuan
Dapat memisahkan campuran alkohol dengan air menggunakan alat destilasi sederhana melalui titik didih larutan.

Landasan Teori
Campuran adalah zat yang terdiri dari dua jenis atau lebih. Dapat berupa larutan, koloid atau suspensi. Salah satu cara pemisahan campuran adalah  memisahkan campuran pada zat cair. Campuran pada zat cair dapat dipisahkan dengan 3 metode pemisahan, yaitu:
  1.       .     Distilasi
    Distilasi adalah proses penguapan zat cair yang diikuti pengembunan. Distilasi digunakan jika titik didih suatu zat berbeda dengan zat lain dalam larutan tersebut. Contoh pengolahan air tawar dari air laut.
  2.       .     Distilasi Bertingkat
    Distilasi Bertingkat adalah proses penguapan yang diikuti pengembunan secara berulang-ulang yang terjadi pada kolom frksionasi. Distilasi bertingkat digunakan untuk memisahkan campuran dua jenis atau lebih cairan yang sama-sama menguap dan sulit dipisahkan. Contohnya ialah pemisahan campuran air dan alkohol.
  3.             Corong Pisah
    Corong Pisah digunakan untuk memisahkan campuran dua jenis cairan yang tidak saling melarutkan. Contoh pemisahan air dengan minyak.


Alat dan Bahan
Alat
Alat destilasi sederhana
Blender
Saringan
Alumunium foil
Pemanas atau heater
Beaker glass 100 ml

Bahan
Tape ketan seberat 1,5 liter yang telah disimpan kurang lebih 3-4 hari.

Cara Kerja 
  1. Tape ketan yang telah jadi disiapkan beserta alat-alat yang akan digunakan.
  2. Tape ketan diblender.
  3. Tape ketan yang telah diblender kemudian disaring hingga mengeluarkan campuran air beserta alkohol yang terkandung dalam tape ketan tersebut.
  4. Air tape ketan dimasukkan kedalam kaleng bekas yang merupakan salah bagian dari alat destilasi sederhana yang dibuat.
  5. Heater dinyalakan lalu tunggu beberapa saat hingga air dan alkohol terpisah saat proses destilasi berjalan.
  6. Alkohol yang didapat dimasukkan kedalam sebuah beaker glass lalu ditutup dengan alumunium foil.
Hasil Pengamatan
Pada percobaan pemisahan campuran alkohol pada air tape ini, dihasilkan air tape 190 ml dari 1,5 liter tape ketan. Kemudian dari hasil distilasi 190 ml air tape, dihasilkan 10 ml alkohol yang akan diuji kadar nya pada suhu 150 derajat celcius denngan waktu 20 menit.

Pembahasan 
Pada proses suhu yang di gunakan harus tepat dengan waktu yang di pakai karena jika pada suhu besar dan dengan waktu yang lama di khawatirkan air pada campurantersebut ikut menguap. Disini menggunakan suhu awal 150 derajat celcius tidak apa karena alkohol pada suatu campuran akan menguap terlebih dahulu sebelum air dengan waktu tertentu.

Lampiran Foto
Hasil alkohol yang didapat setelah proses destilasi 


3 komentar:

  1. jadi ada juga cara yang lebih simpel dari yang saya pakai.. emm..
    trima kasih atas artikelnya.. ini bisa di jadikan referensi pada tugas science project klompok saya.. :)

    BalasHapus